Fraksi PDIP Tak Sampaikan Pendapat Akhir Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Paripurna DPRD Barito Utara Tetap Berjalan
Font Terkecil
Font Terbesar
Itahnews.com,MUARA TEWEH – Rapat Paripurna III Masa Sidang III DPRD Kabupaten Barito Utara dengan agenda penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 berlangsung di Gedung DPRD Barito Utara, Kamis (30/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi satu-satunya fraksi yang tidak menyampaikan Pendapat Akhir terhadap Raperda dimaksud. Hingga rapat berakhir, belum ada penjelasan resmi mengenai alasan tidak disampaikannya pendapat akhir dari fraksi tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Ir. Hj. Mery Rukaini, menegaskan bahwa pelaksanaan rapat paripurna tetap sah karena telah memenuhi ketentuan kuorum sebagaimana diatur dalam tata tertib DPRD.
"Penentuan sah atau tidaknya rapat paripurna didasarkan pada terpenuhinya kuorum jumlah anggota DPRD yang hadir," ujar Mery Rukaini saat memimpin jalannya rapat.
Berdasarkan laporan yang dibacakan Sekretaris DPRD Barito Utara, Sudiyono, S.STP., M.Ec.Dev., dari total 24 anggota DPRD, sebanyak 20 orang hadir, dua orang izin, dan dua orang tidak hadir tanpa keterangan.
Dari pantauan di ruang sidang, anggota Fraksi PDIP yang terlihat hadir hanya Naruk Saritani. Saat dimintai keterangan terkait tidak disampaikannya pendapat akhir Fraksi PDIP, ia memilih tidak memberikan komentar.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Barito Utara yang juga merupakan anggota Fraksi PDIP, H. Taufik Nugraha, S.Kom., saat dihubungi melalui pesan singkat hanya menyampaikan bahwa dirinya sedang mengikuti agenda partai dan tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.
Dalam rapat tersebut, Pendapat Akhir terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 disampaikan oleh Fraksi Demokrat, Fraksi PKB, Fraksi Aspirasi Rakyat, dan Fraksi Karya Indonesia Raya, sehingga agenda paripurna tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
(AF/Tim Red).