Bupati Shalahuddin: Bantuan Sosial Diluncurkan, Layanan RSUD Muara Teweh Siap Diperkuat dengan 30 Dokter Spesialis
Font Terkecil
Font Terbesar
Itahnews.com,MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan perlindungan sosial dan pelayanan kesehatan. Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, saat menghadiri acara Launching Bantuan Sosial Permakanan dan Bantuan Honorarium Kelembagaan Adat serta RT/RW se-Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 yang digelar di Gudang Bulog Muara Teweh, Senin (22/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa program bantuan sosial yang diluncurkan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, sekaligus memperkuat peran kelembagaan adat dan aparatur kemasyarakatan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, dukungan kepada Damang Adat, Mantir Adat, serta RT/RW memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat nilai-nilai budaya, dan mendukung pelaksanaan pembangunan di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial yang tepat sasaran, sekaligus memberikan perhatian kepada kelembagaan adat dan RT/RW yang menjadi ujung tombak pelayanan serta pembinaan masyarakat,” ujar Bupati.
Tidak hanya fokus pada aspek sosial, Bupati juga menyampaikan kabar baik terkait peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Barito Utara. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah akan memperkuat pelayanan di RSUD Muara Teweh dengan menambah jumlah dokter spesialis.
Saat ini, RSUD Muara Teweh memiliki 18 dokter spesialis. Ke depan, jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 30 dokter spesialis guna memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang semakin berkembang.
“Kita ingin masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih lengkap di daerah sendiri. Karena itu, jumlah dokter spesialis di RSUD Muara Teweh akan kita tingkatkan dari 18 menjadi 30 dokter spesialis,” tegas H. Shalahuddin.
Penambahan tenaga dokter spesialis tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis yang lebih komprehensif, serta mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke luar daerah.
Launching bantuan sosial dan honorarium kelembagaan adat ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, dengan memastikan masyarakat memperoleh perlindungan sosial yang memadai sekaligus akses pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Melalui sinergi antara program kesejahteraan sosial dan peningkatan sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimistis dapat menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
(AF/Tim Red).