Habar Uluh Itah

Pramuka Barito Utara Menatap Masa Depan: Maya Savitri Shalahuddin Nahkodai Kwarcab 2026–2031


Selamat dan sukses atas terpilihnya Ibu Maya Savitri Shalahuddin sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Utara Masa Bhakti 2026–2031 melalui Musyawarah Cabang X. Terpilihnya beliau menjadi harapan baru bagi penguatan peran Gerakan Pramuka dalam membangun karakter generasi muda di Bumi “Iya Mulik Bengkang Turan.”

Gerakan Pramuka di Kabupaten Barito Utara bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Lebih dari itu, Pramuka merupakan fondasi penting dalam membangun karakter generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Di wilayah yang kaya akan sumber daya alam serta kearifan lokal seperti Barito Utara, Pramuka menjadi jembatan yang menghubungkan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai luhur kemanusiaan. Melalui pendidikan kepanduan, generasi muda dibina untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan.

Di era digital saat ini, tantangan degradasi moral menjadi ancaman nyata bagi pemuda. Gerakan Pramuka hadir sebagai filter nilai melalui pengamalan Trisatya dan Dasa Darma. Di Barito Utara, Pramuka menanamkan disiplin, tanggung jawab, serta kemandirian agar generasi muda tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental dan berkarakter dalam menghadapi arus modernisasi.
Secara geografis, Barito Utara memiliki wilayah hutan yang luas serta aliran Sungai Barito yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat. Kondisi ini menjadikan anggota Pramuka dilatih untuk memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Melalui semangat Cinta Alam, para Pramuka dibekali kemampuan menjaga kelestarian hutan dan ekosistem lokal, sekaligus keterampilan navigasi, penanggulangan bencana, serta pertolongan pertama yang sangat penting ketika terjadi musibah seperti banjir atau kebakaran hutan.
Pramuka juga menjadi wadah pemersatu dalam keberagaman. Kabupaten Barito Utara merupakan rumah bagi berbagai suku, budaya, dan agama. Dalam Gerakan Pramuka, para anggota belajar bekerja sama tanpa memandang latar belakang, menjadikannya sebagai wujud nyata nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Harmoni sosial ini menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas dan kemajuan daerah dalam jangka panjang.
Selain itu, Pramuka berperan sebagai ruang pengembangan keterampilan hidup (life skills) melalui berbagai Satuan Karya (SAKA), seperti Saka Wanabakti di bidang kehutanan, Saka Bhayangkara di bidang keamanan dan ketertiban, serta Saka Bakti Husada di bidang kesehatan. Berbagai pelatihan tersebut memberikan bekal keterampilan praktis yang membantu generasi muda menjadi lebih mandiri serta siap menghadapi dunia kerja di masa depan.
Semangat “Iya Mulik Bengkang Turan” yang berarti pantang mundur sebelum berhasil selaras dengan jiwa kepanduan yang penuh ketangguhan dan pantang menyerah. Di Barito Utara, Gerakan Pramuka adalah investasi masa depan untuk mencetak pemimpin-pemimpin muda yang berkarakter kuat dan mencintai tanah kelahirannya.
Gerakan Pramuka adalah kawah candradimuka bagi pemuda Barito Utara untuk bertransformasi dari sekadar “penduduk” menjadi warga negara yang aktif, peduli, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Oleh karena itu, dukungan dari Pemerintah Daerah, Kwartir Cabang, serta seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar api semangat kepanduan tetap menyala di Muara Teweh dan seluruh wilayah Barito Utara.

(AF/Redaksi).