HIMPAUDI Barito Utara Asah Kreativitas Pendidik PAUD Lewat Workshop Cipta Lagu Anak dan APE,Muara Teweh, 15 Januari 2025 –
Font Terkecil
Font Terbesar
Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Barito Utara menggelar Workshop Cipta Lagu Anak dan Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dan kreativitas pendidik PAUD di daerah tersebut.
Workshop yang diikuti oleh pendidik PAUD se-Kabupaten Barito Utara ini menghadirkan pencipta lagu anak nasional, Danang Rusmanto, sebagai narasumber utama. Kegiatan ini bertujuan membekali pendidik dengan keterampilan menciptakan lagu anak yang edukatif sekaligus kemampuan membuat APE yang kreatif, aman, dan kontekstual dengan memanfaatkan bahan sederhana serta potensi lokal.
Ketua Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, Maya Savitri Shalahuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pendidik merupakan kunci utama dalam mewujudkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Ia menilai kreativitas pendidik dalam menciptakan lagu dan media pembelajaran sangat berperan dalam mendukung proses belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak.
“Melalui workshop ini, kami berharap para pendidik PAUD tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu menjadi pencipta media pembelajaran yang edukatif, kreatif, dan inovatif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Syahmiludin A. Surapati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pendidik PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter serta fondasi kemampuan anak sejak usia dini. Oleh karena itu, inovasi pembelajaran, termasuk pengembangan lagu anak dan APE berbasis kearifan lokal, perlu terus didorong.
Ketua HIMPAUDI Kabupaten Barito Utara, Matilda, menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam meletakkan dasar tumbuh kembang anak, baik dari aspek nilai agama dan moral, sosial emosional, bahasa, kognitif, fisik motorik, hingga seni. Ia menekankan bahwa pembelajaran PAUD harus dirancang secara menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Namun demikian, Matilda mengakui masih adanya tantangan berupa keterbatasan media pembelajaran kreatif serta ketergantungan pada lagu dan APE yang telah tersedia tanpa pengembangan sesuai kebutuhan dan budaya lokal. Oleh karena itu, workshop ini diharapkan dapat menjadi solusi sekaligus motivasi bagi pendidik untuk lebih inovatif.
“Hasil workshop ini diharapkan dapat diterapkan secara nyata di satuan PAUD masing-masing serta memperkuat kolaborasi dan profesionalisme pendidik demi peningkatan mutu layanan PAUD di Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua GOW Kabupaten Barito Utara, Ketua Dharma Wanita, Kepala Dinas Pendidikan, para pengawas dan penilik PAUD, serta pendidik PAUD se-Kabupaten Barito Utara. Workshop ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Diskominfosandi Barito Utara
(AF/Redaksi)