SMAN 1 Muara Teweh Klarifikasi Isu Uang Fotokopi: Hindari Kesalah pahaman dan Hoaks
Font Terkecil
Font Terbesar
MEDIA ITAHNEWS, Muara Teweh — Menyikapi beredarnya informasi di media sosial terkait dugaan pungutan oleh guru di SMAN 1 Muara Teweh, pihak sekolah memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan kabar yang telah menyebar luas di masyarakat.
Kepala SMAN 1 Muara Teweh bersama pihak humas sekolah menyampaikan kepada Media Itahnews bahwa berita yang beredar telah menimbulkan kesalahpahaman dan merugikan nama baik sekolah. Berdasarkan penjelasan dari pihak sekolah, memang terdapat seorang guru mata pelajaran matematika yang meminta uang sebesar Rp3.000,- kepada siswanya di kelas X. Namun, hal tersebut bukan merupakan pungutan liar, melainkan iuran sukarela untuk mengganti biaya fotokopi rangkuman pelajaran matematika.
“Tidak semua kelas diminta, dan tujuan permintaan tersebut murni untuk biaya penggandaan materi pelajaran, bukan untuk kepentingan pribadi,” jelas salah satu guru bidang studi matematika kepada Media Itahnews.
Sebanyak enam guru matematika di sekolah tersebut juga menyatakan keberatan atas pemberitaan yang telah tersebar tanpa konfirmasi lebih dulu, karena dinilai mencoreng nama baik mereka dan institusi pendidikan.
Pihak sekolah mengimbau masyarakat dan pengguna media sosial agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, serta memastikan kebenaran berita sebelum membagikannya. “Kami berharap klarifikasi ini dapat dipahami publik agar tidak terjadi kesalahpahaman dan fitnah di kemudian hari,” tegas Kepala SMAN 1 Muara Teweh.
Dengan adanya klarifikasi ini, pihak sekolah berharap isu tersebut dapat diselesaikan dengan bijak, dan dunia pendidikan tetap menjadi ruang yang kondusif untuk belajar dan membangun karakter generasi muda Barito Utara.
(AF/Redaksi)