Habar Uluh Itah

Pj Bupati Indra Gunawan Sampaikan Nota Keuangan dan RAPBD-P 2025 Senilai Rp3,46 Triliun di DPRD


RAPAT PARIPURNA I DPRD

MEDIA ITAHNEWS, Muara Teweh – Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara Indra Gunawan menyampaikan Perubahan Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna I Masa Sidang I DPRD Barito Utara, Senin (22/9/2025) di Gedung DPRD Muara Teweh.

Dalam pidatonya, Indra Gunawan menjelaskan bahwa RAPBD-P 2025 disusun berdasarkan kebutuhan riil yang sangat prioritas, kebijakan strategis pemerintah, usulan masyarakat, penyesuaian inflasi dan eskalasi harga, serta perhitungan sisa waktu pelaksanaan program.

Penyampaian rancangan ini juga merupakan tindak lanjut Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS yang telah ditandatangani bersama DPRD pada 16 September 2025.

“Penyampaian rancangan perubahan APBD ini merupakan agenda tahunan yang strategis bagi kelangsungan roda pemerintahan. Kami berharap rancangan perubahan APBD yang disampaikan ini dapat dibahas secara transparan dan demokratis untuk disepakati sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Barito Utara,” ujar Indra Gunawan.

Perubahan Anggaran Pendapatan
Pendapatan daerah semula direncanakan Rp3,016 triliun, dalam RAPBD-P turun Rp42,03 miliar menjadi Rp2,974 triliun. Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik dari Rp107,78 miliar menjadi Rp150,74 miliar, sedangkan pendapatan transfer turun Rp85 miliar dari Rp2,909 triliun menjadi Rp2,824 triliun.

Perubahan Anggaran Belanja
Belanja daerah semula Rp3,116 triliun naik Rp343,34 miliar atau 11,02 persen menjadi Rp3,460 triliun. Belanja operasi naik Rp65,15 miliar menjadi Rp1,890 triliun; belanja modal melonjak Rp318,74 miliar menjadi Rp1,183 triliun; belanja tak terduga turun Rp39,55 miliar menjadi Rp30,02 miliar; sedangkan belanja transfer berkurang Rp1 miliar menjadi Rp355,55 miliar.

Selisih kurang (defisit) antara pendapatan dan belanja juga meningkat. Semula defisit Rp99,84 miliar, dalam RAPBD-P 2025 menjadi Rp485,22 miliar.

Perubahan Pembiayaan Daerah
Untuk menutup defisit, penerimaan pembiayaan daerah yang semula Rp195,12 miliar dinaikkan menjadi Rp1,294 triliun yang sebagian besar berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

Indra Gunawan menutup pidatonya dengan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama yang baik sehingga rapat paripurna dapat terlaksana dengan lancar.(AF/Redaksi)