Pemkab Mura Evaluasi capaian PAD pada Triwulan I Tahun 2025
Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menggelar Rapat Evaluasi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan I Tahun 2025, bertempat di Aula A kantor Bupati Murung Raya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Murung Raya (Mura), Rahmanto Muhidin, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Mura, Sarwo Mintarjo, Asisten II dan III Setda Kab.Mura dan Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Mura, Kamis, (5/6/2025).
Rapat ini bertujuan untuk
mengevaluasi capaian PAD pada Triwulan I Tahun 2025 dan membahas berbagai
kendala serta solusi untuk meningkatkan pendapatan daerah. Dalam evaluasi ini,
dipaparkan realisasi pendapatan masing-masing Perangkat Daerah serta tantangan
yang dihadapi dalam mencapai target yang telah ditetapkan.
Dalam rapat tersebut, Wakil
Bupati Mura mengungkapkan bahwa capaian PAD pada Triwulan I belum optimal,
terutama pada sektor pajak dan retribusi. Beberapa sektor lainnya yang
diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD juga belum
memberikan hasil yang signifikan.
“Agar kepala Perangkat Daerah
menginventarisir apa saja potensi-potensi yang dapat meningkatkan PAD
kedepannya,” ungkap Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin.
Rahmanto mengatakan kedepan
akan dibentuk Tim Terpadu Pelaksanaan Penggalian PAD, baik pajak maupun
retribusi yang saat ini sedang disusun draft rancangannya. Kedepan tim ini akan
melibatkan instansi lintas sektor yang diharapkan dapat berkolaborasi untuk
peningkatan PAD.
Rapat ini juga menjadi ajang
untuk memperkuat koordinasi dan sinergitas antara Perangkat Daerah dalam
pengelolaan potensi PAD dari berbagai sektor, salah satunya sektor pariwisata
sebagai salah satu sumber pendapatan yang perlu dikembangkan.
Pemerintah Kabupaten Murung
Raya berencana untuk meningkatkan pengelolaan destinasi wisata di wilayahnya
agar dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD. Sektor perizinan
usaha juga menjadi perhatian, di mana pengawasan izin usaha akan diperketat
untuk memastikan seluruh kegiatan usaha berkontribusi pada Penerimaan Daerah.
